RSS

MUTIARA HIDUP INDAH

25 Feb

Serpihan CoretanKu :
AKU BERKATA HIDUP INI INDAH,

Hari ini cukup berat kulalui,..
Seberat dulu yang pernah kutak ingin lalui,
Selalu ini terulang untuk dilalui,
Jika begini terus tak ada nikmat yang kurasakan…..

Itulah sekelumit kisah hari ini, setelah banyak hari aku lalui tanpa kesulitan, kini kembali aku rasakan ketidaknyamanan menjalani hidup. Menjalani beratnya hari ini kuteringat pertanyaan sederhana dari seorang adik tingkat kuliahku, ”kakak kok keliatannya selalu optimis dan tidak pernah kendur semangat, boleh tahu resepnya ??”.

Mmhhmm… sebenarnya malu juga mendapat pertanyaan ini, ternyata selama ini aku sukses memerankan sebuah sandiwara dunia ini. meminjam istilah temanku, aku sukses memerankan tokoh dalam topeng kehidupan.

Selama ini aku memang tak pernah mau menunjukan isi perasaanku. Dimanapun, kapanpun, bagaimanapun, siapapun, dengan alasan apapun saya tidak ingin menunjukan perasaan negatif pada setiap orang yang aku temui. Selalu saja aku memunculkan tampilan positif dalam kondisi apapun saat berinteraksi dengan orang, walaupun kadangkala beratnya hempasan gelombang rasa tak sanggup aku sembunyikan dalam tampilan nyata.

Munafikkah aku saat menyembunyikan rasa negatif diriku ? Terserahlah.. yang pasti kutak ingin kesedihanku membuat orang lain sedih, kelelahanku melahirkan peluh di kawanku, kesakitanku mengaduhkan sahabatku, atau kesulitanku menghambat laju rekanku. Semua kupendam sendiri, karena bagiku menyebarkan aura negatif, sama saja membuat orang lain menderita dan itu DOSA… Biarlah air mata hanya mengalir deras dalam pelupuh hatiku, asalkan jangan membanjiri pipi orang disekitarku.

Mengingat pertanyaan adik tingkatku, seperti merekonstruksi labirin kenanganku atas jawab yang pernah kulontarkan padanya dulu. Semoga saja hal itu sekaligus menjawab gejolak batin yang kurasakan kini.

Berikut beberapa serpihan hikmah yang pernah saya utarakan untuknya :

Ade’… – biasanya kupanggil dia dengan nama, tapi kutulis saja ’ade’’ dalam tulisan ini – tak ada seorangpun yang lepas dari masalah, setiap manusia pasti pernah merasakan rintangan, tapi semua itu tak akan melampaui kemampuan kita sebagai manusia. Kalaupun ada yang tidak kuat dan putus asa menghadapi masalah, yang jelas bukan karena masalahnya yang terlalu besar, melainkan dia membatasi kemampuan dirinya dalam melalui masalah.

ade’… masalah adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita, bukankah Tuhan menciptakan segala sesuatunya berpasangan ? Nah, masalah ada salah satu pasangan hidup kita, yang juga dipasangkan dengan solusi dalam hidup. Jadi, masalah pasti datang datang pada kita,tapi selalu disertai pasangan nya yang setia yaitu Solusi.. jadi tugas kita adalah menjadi Comblang dari Masalah.. untuk dikawinkan dengan Solusi.

Ade’… semua dalam hidup kita tergantung pada sudut pandang dan tindakan kita terhadapnya. Cara pandang kita menentukan apa yang akan kita lakukan, … dan apa yang kita lakukan menentukan hasil yang akan kita raih. Jika kita berpandangan negatif, maka tindakan kita akan negatif, hasilnyapun tak pernah berakibat positif.

Untuk itu, cobalah mulai merubah sudut pandang kita..! jangan lagi berkata ’susah’ tapi ’ini tantangan yang menarik’, hindari ’saya tidak bisa’ gantilah dengan ’saya akan mencoba’, bukan ’gagal’ tapi sesuatu yang tertunda.

’SESUATU YANG TERTUNDA’..

ADE’… semua penderitaan yang kita rasakan akibat ulah kita sendiri, lebih menyakitkan jika penderitaan itu muncul dari salah pandangan mata. ’melihat pada yang lebih tinggi dalam urusan dunia, memandang pada yang lebih rendah dalam urusan agama’ adalah pintu gerbang penderitaan yang pertama…

Ade’… Jangan sesali apa yang kau raih, tapi syukuri..! sebab, hanya keledai yang selalu menganggap bebannya terberat dan hidup orang lain lebih nikmat. Jangan ikuti mereka yang menganggap rumput tetangga lebih hijau, rumah orang lebih megah. Sebab semuanya kembali kepada kepuasan diri. Dalam pepatah Arab pernah dituturkan ”idzaa maa kunta dza qolbin qonuu’in, anta wa maaliku ad dunya sawaaun – kalau hati kamu merasa puas, maka anda telah menjadi raja di dunia ini” Ade’… kalau mau jujur, ade’ pasti bingung kenapa Ade’ menderita dan tak merasa senang saat ini. Semua ini karena kita sering menganggap masalah pada sesuatu yang tidak perlu dipermasalahkan. Apalagi jika masalah yang muncul diakibatkan rasa dengki pada orang lain, bukankah kedengkian itu melahap rakus setiap kebaikan layaknya api unggun yang melahap habis kayu bakar,….

Ade’… seringkali kita sangat dekat pada Tuhan saat kita merasa menderita, dan menjauh saat kita gembira, konyolnya itu dilakukan terus menerus.’ Tak ada salahnya anda dekat pada Tuhan, hanya saja ketidak konsistentan anda lah yang salah.

Ade’… kadang kita juga merasa kesal pada Tuhan, karena merasa DIA tidak adil, atau lelah karena permintaan kita tak pernah dikabulkan padahal setiap saat kita mengetuk pintu kabul-NYA. Camkanlah De’..

”Andaikan saja semua doa kita dikabulkan Tuhan, maka yang terjadi tidaklah lagi kemaslahatan. Tidak semua ketulusan doa kita dikabulkan Tuhan, tapi yakinlah bahwa apa yang ditakdirkan Tuhan adalah yang terbaik menurut-Nya untuk kita.”

Ade’… bukankah kita ini dibesarkan oleh masalah ? Kita bisa bertahan hidup karena pernah merasakan sakit yang sukses kita lalui dan menjadi imun terhadap sakit yang sama. Masalah yang kita hadapipun membuat kita lebih tegar dan sukses menghadapi masalah yang sama. Walaupun pada kenyataannya banyak yang terjeblos pada lubang yang sama berkali-kali, tapi bukankah Tuhan selalu memberikan kita kesempatan untuk memenangkan perhelatan itu ?

Memang sich kita seperti keledai jika selalu terjebak dalam kesalahan yang sama berulang-ulang, tapi itu lebih baik ketimbang menjadi semut yang mati di gudang gula.

Ade’… perubahan dalam hidup itu tidak ada yang sekejap, semuanya datang secara bertahap dan alami, bersabarlah meraih perubahan dalam hidup, sebab semakin kita sabar semakin baik hasil yang kita perolah. Seperti halnya kerang mutiara yang harus menahan sakitnya tusukan batu pasir di rongganya, kesabarannya membuahkan mutiara indah yang mahal. Atau layaknya keramik indah yang harus menahan derita hempasan, pukulan, pembakaran dan pengecaran yang memuakan, hasilnya sebuah guci keramik yang indah berharga mahal. Atau intan berlian, rubi, mirah delima, emerald, dan batu mulia lainnya yang harus dikikir dan digosok untuk menemukan keindahan sejati yang terpendam di dalamnya.

Ade’… penderitaan itu hanya datang bagi mereka yang obsesif dan tak bersyukur. Mereka disiksa oleh dahaga nafsu yang tak pernah terhapuskan. Satu gunung emas mereka miliki, tak cukup membuatnya bahagia sebelum dua,tiga,empat bahkan seluruh dunia mereka miliki, selama itu pula mereka tak merasa bahagia dan menjadi budak bagi keinginannya sendiri.

Ade’… mereka yang bahagia adalah mereka yang merasa puas dengan apa yang mereka miliki, kendati mereka tak memiliki apa-apa – hati yang puas itulah harta berharga yang tak terbeli oleh apapun kecuali meraihnya sendiri. .. Sebaliknya mereka yang mempunyai segalanya tapi tak puas karena ingin meraih segala keinginan, sesungguhnya merekalah orang yang paling menderita.

Ade’… hidup ini terlalu berharga untuk dihabiskan dengan derita dan air mata. Terlalu mubazir jika energi kita habis untuk kesia-siaan. Bukankah manusia yang terbaik adalah mereka yang paling banyak berkontribusi bagi kehidupan orang lain…?  Untuk itu, segera benahi diri kita, untuk berbuat bagi kehidupan dunia yang lebih baik.

Ade’… hidup ini mudah, jadi buat apa dipersulit, nikmati sajalah… Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti untuk dirimu dan orang lain.

Mhmmm terkuak sudah resep penyembuh gundahku malam ini. Kini, kubisa menutup mata dengan ringan, kubisa pejamkan mata dengan keteduhan, tak ada beban, tak menanggung hutang, tak bergundah gulana, sepertinya malam ini akan menjadi malam yang indah, atau paling tidak, tidurku akan dihiasi mimpi yang indah. SEMOGA

ANDAI KESENANGAN ITU ADALAH HUJAN.

DAN PENDERITAAN ITU ADALAH MATAHARI.

TENTUNYA KITA MEMERLUKAN KEDUANYA UNTUK MELIHAT PELANGI.

Author :By fatur 25’feb 2010

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 25/02/2010 in Uncategorized

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: